Pages

Banner 468 x 60px

Sabtu, 09 April 2016

TENTANG HIDUP

0 komentar
12 tahun sudah aku melewati proses masa masa sekolahku, masa masa indah dalam hidup, masa dimana kita bandel bandelnya, masa dimana kita melewati manis pahitnya cinta, masa dimana kita bersusah payah mendapatkan apa yang kita inginkan dan kita tuju. Ditahun setelah Lulus sekolah, ya disitu aku mulai menemukan kehidupan yang baru yang lebih asyik dari sekedar belajar dan bersosialisasi. Aku tumbuh menjadi wanita yang tangguh dan berprinsip. Aku memilih jalan untuk berkarir atau bisa dibilang menjadi wanita karir yang kesehariannya dihabiskan di dalam ruangan yang dikelilingi oleh orang orang yang kehidupannya 180 derajat berbeda dengan kehidupanku pada biasanya.

Alasan kenapa aku ga kuliah? Ya ortuku belum mampu untuk membiayai aku dan kakaku untuk sekolah lebih tinggi lagi. Bukan Cuma itu aja sih, ya karna ortuku juga melihat aku dan kakaku memang tipikal yang males belajar jadi beliau tidak memberikan kesempatan itu kepada aku dan kakaku takut nanti ujungnya kami malah males malesan belajar dan tidak mendapatkan ilmu jadi ya untuk apa hanya membuang-buang uang. Terus juga karna pada saat itu ortuku merintis usaha baru jadi ya untuk sementara memang aku dan kakaku direkrut untuk bekerja diperusahaan ini toh pada nantinya usaha ini akan diwariskan kepada kami, jadi apa salahnya juga kami bekerja sambil belajar disini tentang bagaimana caranya mengelola bisnis.

Setiap hari aku belajar dan banyak memperhatikan teman teman kantorku, bagaimana cara mereka agar bisa sukses dan bahagia dalam hidup. Ternyata bahagia itu mudah ketika kita bisa dekat dengan sang Maha Penciptanya. Oiya aku bekerja di perusahaan ayahku dibidang Travel Umroh, ya diruang lingkupku yang baru berbeda dengan ruang lingkupku yang lama. Aku banyak belajar tentang arti hidup ini. Tentang mau dibawa kemana dan sudah mempersiapkan apa untuk bekal akhirat.

Ternyata orang sukses-pun belom tentu dibilang sukses kalo dia sediri belom bisa menguasi ibadahnya. Buat apasih kita hidup kalo cuman mencari dunia tapi ga diseimbangin dengan bekal akhiratnya? Uang kapanpun bisa habis dengan sekejap kok. Contoh utamanya ‘Seorang milyarder yang memiliki kekayaan nomor satu didunia tapi takdir berkehendak lain dia divonis memiliki penyakit yang obatnya belom ditemukan. Dia bolak balik keluar negri untuk therapy dan berobat bagaimana caranya agar penyakitnya bisa sembuh, ya mungkin setahun dua tahun dia bertahan hidup dengan berobat sana sini mengeluarkan banyak uang untuk membayar rumah sakit yang mahal dan pada suatu saat kekayaannya pun habis perusahaannya bangkrut dan hancur lalu penyakitnya makin parah sehingga menimbulkan stress yang berlebihan. Andai kalo beliau memiliki Iman yang kuat beliau pasti sudah memasrahkan segala ketentuannya kepada Allah. Beliau pasti gaakan merasa kehilangan segala sesuatunya karna beliau memiliki harta berharga satu satunya yaitu keteguhan iman kepada Allah.’

Inti dari cerita diatas adalah. Kalo kita menanamkan Iman di dalam diri kita maka kitapun gaakan merasa sendiri, kita mempunya Allah yang maha kaya yang maha memiliki dan menguasai segala seisi bumi ini. Apapun segala bentuk tantangan dan rintangan dalam hidup ini percayalah Allah ingin mengetahui seberapa dekat umatnya dengan penciptanya. Dan ingat selalu Allah tidak akan memberikan cobaan melebihi batas dan kemampuan kita. Kalo cobaan itu datang terus menerus berarti Allah ingin mengangkat derajat kita ketingkat yang lebih tinggi lagi. Semakin tinggi pohon itu maka semakin banyak terpaan dan cobaannya. Ingat selalu Allah bersama kita dan selalu mengikuti langkah kita. Kunci hidup bahagia adalah BERSYUKUR dimulai dari hal yang paling terkecil. Semoga kita semua termasuk orang orang yang memiliki keteguhan Iman didalam hati dan dirinya, Amin.


0 komentar:

Posting Komentar